JAKARTA (tvtogel) – Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) menggelar seminar dan kajian mendalam mengenai peran komunitas Muslim di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). LPOI menyimpulkan bahwa komunitas Muslim China memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi jembatan penghubung peradaban global, khususnya dalam mempertemukan nilai-nilai Islam, Timur, dan Barat.
Kesimpulan ini didasarkan pada posisi unik komunitas Muslim Tiongkok yang mampu mengintegrasikan tradisi Islam dengan budaya Tiongkok yang kaya sejarah dan nilai-nilai modern.
I. Posisi Unik Muslim China dalam Kancah Global
Ketua Umum LPOI, Said Aqil Siroj, menyoroti bahwa komunitas Muslim di Tiongkok bukanlah kelompok monolitik. Mereka terbagi dalam berbagai suku (seperti Hui, Uyghur, Kazak, dan lainnya) yang telah hidup harmonis dan berasimilasi dengan budaya Tiongkok selama berabad-abad.
- Integrasi Budaya: Muslim Tiongkok mampu mengawinkan Islam dengan tradisi Konfusianisme dan Taoisme, menghasilkan sintesis budaya yang unik, misalnya dalam arsitektur masjid, seni kaligrafi, dan praktik sehari-hari.
- Potensi Diplomasi: Dengan populasi Muslim yang signifikan, ditambah dengan pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang masif, LPOI melihat komunitas ini sebagai aset diplomasi lunak (soft power) yang bisa mempromosikan citra Islam yang damai, terbuka, dan adaptif di panggung global.
“Muslim Tiongkok telah membuktikan mereka dapat berpegang teguh pada Islam sambil menjadi warga negara yang patuh dan berkontribusi besar pada peradaban mereka. Inilah modal besar untuk menjadi jembatan peradaban,” ujar Said Aqil Siroj.
II. Mempertemukan Timur dan Barat
LPOI menekankan bahwa di tengah ketegangan geopolitik antara Timur (termasuk Tiongkok) dan Barat, Muslim China dapat memainkan peran netral dan konstruktif.
- Mematahkan Stigma: Peran aktif Muslim China dalam dialog antar agama dan budaya dapat membantu mematahkan stigma negatif yang sering dialamatkan kepada umat Islam di Barat, serta mengurangi Islamofobia.
- Jalur Sutra Baru: Komunitas Muslim dapat menjadi pelaku kunci dalam inisiatif Belt and Road (Jalur Sutra Baru), memfasilitasi perdagangan, pertukaran budaya, dan kerja sama ekonomi antara negara-negara Muslim di Asia Tengah, Timur Tengah, dan Tiongkok.
III. Implikasi bagi Indonesia
Bagi Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, kajian LPOI ini penting untuk:
- Kerja Sama Pendidikan: Mendorong pertukaran pelajar dan ulama antara Indonesia dan Tiongkok untuk mendalami model integrasi Islam dan budaya lokal.
- Penguatan Hubungan Bilateral: Memanfaatkan jejaring Muslim Tiongkok untuk memperkuat hubungan bilateral, terutama di sektor ekonomi dan pendidikan.
LPOI berkomitmen untuk melanjutkan dialog dan penelitian mengenai peran strategis komunitas Muslim di berbagai negara, sebagai upaya memperkuat persaudaraan umat dan mempromosikan perdamaian dunia.
